Langsung ke konten utama.
Tampilkan transkrip

Media sosial telah mempermudah para kreator dan artis untuk memasarkan diri mereka dan menjangkau penggemar baru.

Para kreator tidak hanya dapat berinteraksi langsung dengan para penggemarnya, tetapi berkat fitur musik yang disematkan di platform media sosial peluang fans untuk menemukan artis baru juga jadi lebih besar.

Meskipun TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, dan Snapchat merupakan platform global terbesar, beberapa negara juga memiliki platform lokal yang penting seperti Tencent, WeChat, Line, dan KakaoStory.

Setiap platform punya cara kerja yang berbeda, jadi strategi media sosial tidak bisa pakai pendekatan “satu template untuk semua”.

Konten kamu harus disesuaikan dengan setiap platform untuk mengoptimalkan peluang dalam mengembangkan basis penggemar.

Perhatikan fitur-fitur dari setiap platform.

Pendekatan pada TikTok mungkin termasuk membuat challenge atau duet yang berbeda dengan reels yang Anda posting di Instagram.

Kalau kamu ingin menyusun strategi pemasaran media sosial yang menyeluruh, termasuk iklan, ada tiga jalur yang bisa kamu eksplor: Media yang dimiliki sendiri.

Ini adalah konten atau aktivitas promosi yang kamu buat dan unggah di kanal milik kamu sendiri.

Media yang diperoleh.

Ini adalah eksposur gratis saat orang lain, seperti influencer atau jurnalis, membagikan postingan tentang kamu.

Dan media berbayar.

Ini adalah iklan media sosial yang kamu bayar.

Dengan beriklan lewat platform media sosial, kamu bisa mendapatkan data yang sangat berguna tentang fans kamu dan jenis konten apa yang paling “nyambung” dengan mereka.

Data ini bisa membantu kamu menyusun aktivitas dan strategi pemasaran ke depannya.

Selain itu, banyak dari platform ini seperti YouTube misalnya, menjadi sumber royalti bagi para kreator.

Saat rekaman suara kamu digunakan dalam sebuah konten buatan pengguna, yang juga dikenal sebagai UGC, kamu dan semua pemegang hak dapat memperoleh royalti.

Jangan lupa cek juga topik "Mengelola dan Mendapatkan Royalti" untuk belajar lebih lanjut.

Pemasaran Media Sosial


3 min baca


Apa itu pemasaran media sosial?

Kreator dapat mengembangkan basis penggemar dan berinteraksi dengan penonton dengan menggunakan platform media sosial.

Membuat dan berbagi konten yang menarik, seperti , , cuplikan di balik layar, dan multimedia lainnya, merupakan cara yang baik untuk terhubung dengan penggemar, terutama melalui .

telah menjadi sarana yang efektif untuk menemukan musik dalam strategi pemasaran.

Perlu dicatat bahwa beberapa platform yang dikenal secara global mungkin tidak tersedia di semua negara. Beberapa negara juga memiliki platform media sosial lokal yang penting.

Setiap platform beroperasi dengan cara yang berbeda. Oleh karena itu, strategi media sosial tidak dapat menggunakan satu pendekatan yang sama untuk semua platform. Konten perlu disesuaikan dengan karakteristik masing-masing platform agar dapat mengoptimalkan peluang dalam membangun basis penggemar.

Platform ini biasanya merupakan rumah bagi konten buatan pengguna atau dengan gambar dan video, dengan durasi yang beragam. Banyak dari platform ini memiliki peran yang sangat penting dalam menghasilkan pendapatan bagi para . Ketika konten buatan pengguna, seperti video dengan , diputar, pencipta dan atas dan rekaman suara tersebut dapat memperoleh bayaran. Telusuri hal ini lebih lanjut dalam topik Mendapatkan Kredit dan Pembayaran.

Iklan di media sosial

Iklan merupakan alat pemasaran yang bertujuan untuk membangun kesadaran dan menarik minat audiens.

Pada umumnya ada tiga jenis strategi periklanan:

  • Berbayar - iklan media sosial yang berbayar

  • Milik sendiri - kegiatan promosi dan konten yang dibuat dan didistribusikan di platform media sosial milik kreator sendiri

  • Earned - eksposur tidak berbayar di mana orang lain, seperti jurnalis, secara sukarela membagikan atau membicarakan karya seorang kreator

Sebelumnya, sejumlah besar dana dihabiskan untuk mempromosikan singel dan album melalui televisi, radio, papan reklame luar ruang, serta poster di jalanan

Media sosial mengubah cara menginvestasikan dana iklan dengan menyediakan pendekatan yang lebih bertarget dan terukur untuk anggaran yang lebih kecil. Beragam format tersebut membantu para kreator menyesuaikan iklan mereka dengan demografi, minat, perilaku, dan lokasi tertentu.

Manfaat lain dari iklan media sosial adalah sebagai alat pemantauan dan analisis yang memberikan gambaran mengenai keberhasilan kampanye yang dilakukan oleh kreator. Metrik keberhasilan yang dipantau oleh pengiklan biasanya:

  • atau Click Through Rates (CTR)

Platform media sosial memungkinkan pengiklan untuk menargetkan ulang pengguna yang sebelumnya berinteraksi atau ada keterlibatan dengan konten selama masa kampanye. Kemampuan penargetan ulang ini membantu mendorong penggemar untuk mengambil tindakan baru atau melanjutkan keterlibatan mereka, seperti mendengarkan rilisan terbaru atau membeli tiket konser.

Kuis

Uji pengetahuan kamu tentang pemasaran media sosial

Kredit Video: Tiffany Orvet, Dilun Riad Edmon, Daniel Hjellum, Tim Ljungstedt, David Lebna, Artu Kontkanen, Tobias Leo Nordquist, Ponny Höijer, William Engström, Parapix