Dalam industri musik, kredit dapat dipahami secara sederhana sebagai pengakuan masyarakat atas kontribusi seseorang dalam pembuatan sebuah , live, atau . Mendapatkan kredit atas kontribusimu bergantung pada berbagai faktor. Namun, penting bagi kamu untuk memahami kamu dan memastikan bahwa kamu menerima pembayaran yang menjadi hakmu atas penggunaan karya atau rekaman suaramu. Selain itu, jangan lupa bahwa penggemarmu juga ingin mengenal kamu dan musikmu.
Pendapatan dari penggunaan karya, rekaman suara, dan pertunjukan dapat diterima oleh pencipta dalam bentuk , , imbalan sekali bayar (on-off fees), dan remunerasi. Berbagai jenis pembayaran berlaku untuk beragam hak dalam karya dan rekaman suara, serta dalam berbagai situasi penggunaannya.
Dengan banyaknya baru yang dirilis setiap hari serta melibatkan banyak dan lainnya, penting untuk melacak siapa saja yang berkontribusi, bagaimana karya tersebut digunakan, dan siapa yang berhak menerima pembayaran.
Hal ini kadang menjadi tantangan. Misalnya, banyak lagu yang memiliki judul yang sama; pencipta dapat memiliki nama yang sama, dan nama-nama tersebut bisa salah dieja atau ada dalam bahasa yang berbeda yang memiliki huruf dan karakter yang berbeda dalam abjadnya. Jadi, mengidentifikasi semua unsur utama dengan menggunakan teks saja tidak cukup untuk membayar royalti secara akurat.
Untuk mengatasi hal ini, industri musik menggunakan serta lima jenis kode atau pengidentifikasi utama untuk mengidentifikasi pencipta, pemegang hak, karya, dan rekaman suara.
Kelima Identifikasi utama tersebut adalah:
IPI - Interested Party Information (Informasi Pihak yang Berkepentingan). Kode Identifikasi unik untuk dan
ISWC - International Standard Musical Work Code (Kode Karya Musik Standar Internasional). Kode Identifikasi unik untuk karya musik
ISRC - International Standard Recording Code (Kode Rekaman Standar Internasional). Kode Identifikasi unik untuk rekaman suara
IPN - International Performer Number (Nomor Pelaku Pertunjukan Internasional). Kode Identifikasi unik untuk pelaku Pertunjukan
ISNI - International Performer Number (Kode Identifikasi Nama Standar Internasional). Kode Identifikasi unik untuk orang, organisasi, dan perusahaan yang terlibat dalam aktivitas kreatif.
Penting bagi semua pencipta untuk memahami kode identifikasi utama ini serta metadata terkait dan tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap orang yang terlibat dalam pembuatan sebuah lagu teridentifikasi dan diberi kredit dengan benar, sehingga semua orang dibayar secara adil dan akurat saat lagu tersebut digunakan.
Namun sebelum kita membahas lebih dalam tentang hal itu, mari kita mulai dengan memahami tentang kredit dan pembayaran.
Kredit video: Tiffany Orvet, Daniel Sundström, Eric Ivar Persson, Christine Miller, Nikki Skelly, Jeff Noble, Tony Bollas, Kelly Wright, Oasis Nguyen, Tobias Leo Nordquist, Ponny Höijer, William Engström, Parapix
