Rekaman akustik - yang dibuat dari hasil pengambilan pertunjukan musik akustik, tanpa amplifier atau elektronik
Rekaman elektronik - rekaman suara yang dibuat menggunakan aliran listrik langsung, yang umumnya menggunakan keyboard, synthesizer, bass, gitar, mikrofon, dan amplifier
Rekaman in-the-box - menggunakan komputer dan perangkat lunak khusus untuk membuat suara tanpa menggunakan keyboard, synthesizer, bass, gitar, mikrofon, dan amplifier.
Berbagai metode tersebut menjelaskan bagaimana rekaman suara dapat dibuat, tetapi kamu juga perlu mempertimbangkan format apa yang akan kamu gunakan untuk membuat rekaman suara, apakah dengan cara analog atau digital.
Apa itu rekaman analog?
Rekaman analog menangkap suara sebagai gelombang suara yang terus menerus, seperti halnya telinga kita. Gelombang ini dicetak langsung ke dalam vinil atau pita magnetik. Kaset multitrek dua inci pernah menjadi format rekaman analog standar dalam industri musik, dan meskipun sekarang sudah sangat jarang, kamu masih bisa menemukannya di beberapa studio.
Apa itu rekaman digital?
Rekaman digital menangkap suara bukan sebagai gelombang kontinyu, seperti analog, tetapi sebagai serangkaian titik dengan jarak teratur pada gelombang yang mendekati apa yang kita dengar secara alami. Hal ini memungkinkan kamu menggunakan program perangkat lunak komputer untuk merekam, memproduksi, mixing, dan membuat master rekaman suara. Selain itu juga memungkinkan untuk didistribusikan dalam . Jika dulu CD mendominasi format musik digital, kini musik streaming menjadi yang paling populer.
Dalam hal format rekaman suara, ada perdebatan yang terus berlangsung mengenai mana yang lebih baik, apakah analog atau digital. Banyak yang berpendapat bahwa rekaman analog cenderung terdengar lebih hangat dan mampu menangkap representasi suara yang lebih mendekati aslinya, sementara rekaman digital sering digambarkan lebih dingin dan bersifat teknis.
Namun demikian, perekaman digital memiliki keunggulan dari sisi biaya, yang memungkinkan merekam di komputer mereka dari mana saja di seluruh dunia. Perekaman secara analog masih membutuhkan studio rekaman profesional yang lengkap dengan peralatan yang tepat.
Kredit gambar: Jakob Johansson, Parapix
