Langsung ke konten utama.

Bagaimana Rekaman Suara Dibuat?


4 min baca


Proses ini dapat berbeda antara satu kreator dengan kreator lainnya.

Ada berbagai cara untuk membuat sebuah rekaman suara, berbagai peran yang dapat terlibat dalam proses tersebut.

adalah istilah hukum untuk yang direkam. Rekaman tersebut bisa dibuat di studio profesional maupun di studio rumahan, baik secara langsung, atau di mana saja. Rekaman suara biasanya kemudian dibuat dalam bentuk dan untuk platform streaming dan pengunduhan, untuk radio, atau toko ritel fisik.

Contoh bagaimana sebuah rekaman suara dibuat, serta peran-peran apa saja yang terlibat pada setiap tahapannya. Catatan: Semua peran tersebut dapat dilakukan oleh orang yang sama. Tidak ada satu cara yang baku untuk melakukannya

Bagaimana rekaman suara dibuat?

Ada berbagai cara untuk membuat rekaman suara, dan berbagai peran yang dapat terlibat dalam proses tersebut. Prosesnya akan bervariasi dari satu ke kreator lainnya. Sebagai contoh, rekaman tersebut dapat dibawakan atau direkam oleh

  • Salah satu penciptanya, seperti

  • , seperti atau atau keduanya
    atau:

  • Diberikan dalam bentuk tertulis atau kepada seorang atau sekelompok musisi untuk direkam

  • Direkam sebagai untuk diberikan kepada artis rekaman untuk ditampilkan dan direkam ulang

Terkadang, karya musik yang direkam sebelumnya, juga dapat disertakan dalam pembuatan rekaman suara.

Setelah rekaman suara dibuat, biasanya rekaman tersebut dikirim kepada dan kemudian kepada untuk dibuat . Umumnya ini merupakan langkah terakhir dalam pembuatan yang siap untuk dirilis sebagai sebuah . Tetapi, para kreator dapat melakukannya dengan cara yang berbeda. Tidak ada cara yang sepenuhnya benar atau salah. Buka topik Mixing dan Mastering untuk mempelajari lebih lanjut mengenai hal ini.

Jenis rekaman ini ditujukan untuk berbagai keperluan, seperti didistribusikan secara komersial agar dapat diputar secara streaming dan diunduh, disiarkan di radio, atau digunakan sebagai sinkronisasi dalam acara televisi maupun film.

Selama sesi rekaman di studio, para kreator dapat direkam bersama dalam satu ruangan atau secara terpisah di bilik/studio yang berbeda untuk menghasilkan rekaman suara berkualitas tinggi dari suatu karya musik. Perekaman sumber suara secara terpisah, sering kali pada waktu yang berbeda, kemudian dapat digunakan untuk menghasilkan satu rekaman suara yang utuh. Dalam proses ini, setiap instrumen atau vokal direkam pada jalur (track) tersendiri, sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih besar.

Sebagai contoh, vokal seorang penyanyi dapat direkam terlebih dahulu secara terpisah, lalu disusul dengan perekaman irama drum untuk rekaman yang sama. Kedua bagian tersebut kemudian digabungkan dalam tahap mixing.

Ada beberapa teknik berbeda yang dapat digunakan para kreator selama sesi rekaman di studio untuk menangkap performa secara optimal.

Sebagai contoh, beberapa mikrofon bisa digunakan untuk menangkap berbagai sudut atau karakter suara dari suatu pertunjukan. Selain itu, perangkat dan juga dimanfaatkan untuk menyesuaikan level, menambahkan efek, serta menghasilkan mix akhir (final mix) yang seimbang dan terdengar matang.

Setiap rekaman suara juga dapat di-mixing ke tingkat volume yang tepat dengan meja mixing. Dalam proses ini, berbagai efek audio, seperti , , , dan lain-lain, dapat ditambahkan, sehingga memberi peluang bagi kreator dan untuk mensimulasikan lingkungan akustik alami serta memanipulasi berbagai karakteristik suara.

Ada sejumlah keuntungan dalam rekaman , seperti:

  • Jika pelaku pertunjukan melakukan kesalahan selama perekaman, bagian tersebut dapat direkam ulang untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi

  • Mampu menggunakan hanya bagian performa terbaik dari setiap anggota band

  • Merekam bagian-bagian tertentu dari suatu karya musik secara terpisah dengan beberapa kali pengambilan, jika diperlukan

  • Setiap orang dapat melakukan perekaman secara terpisah satu sama lain

  • Mengedit performa secara individual lebih cepat dan mudah dibandingkan mengedit rekaman seluruh band yang dimainkan secara langsung (live)

Pertunjukan biasanya direkam dengan tujuan untuk kemudian menyunting berbagai bagian vokal dan instrumen dalam rekaman tersebut, yang juga dikenal sebagai , dan memolesnya menjadi produk akhir yang profesional.

Jenis lain dari pertunjukan yang direkam adalah rekaman live. Rekaman ini bisa berupa perekaman pertunjukan akustik atau penampilan langsung oleh kelompok yang lebih besar, dan terkadang dilakukan dengan kehadiran penonton di studio.

Karena rekaman studio sering digunakan untuk tujuan , sehingga harus mengikuti ketentuan dalam hukum dan perjanjian yang mengatur kepemilikan serta atas rekaman suara tersebut.

Kredit gambar: Tiffany Orvet